Senin, 24 Januari 2011

Pulp Fiction ( Bring you brilliant PULP )


Pulp Fiction ( 1994 ) 

Director  : Quentin Tarantino
Cast       : John Travolta, Samuel L Jackson, Tim Roth,       Amanda Plummer, Eric Scoltz, Bruce Willis, Ving Rhames, Phill LaMarr, Rosanna Arquette,  dan Uma Thurman.
Writer    : Quentin Tarantino amd Roger Avary



Terkesan adalah perasaam setelah menyaksikan film Kill Bill Vol.1 (2003) dan Kill Bill Vol 2 (2004) tentang pembalasan dendam The Bride (Uma Thurman) atas apa kekejaman yang telah dilakukan Bill terhadap dirinya dengan sentuhan brutalistic.. Dan di tahun 2009 Quentin Tarantino (QT) berhasil mendobrak pecinta film dengan karyanya yang mengulas cerita pemburuan kaum Yahudi oleh Nazi dalam Inglorious Basterds. Dari ketiga film QT tersebut, saya tahu dan sadar bahwa saya telah menemukan seorang sutradara Brilliant untuk memenuhi selera saya, yang mana saya suka unsur action brutal, dengan nilai-seni yang khas dibalik kekuatan cerita yang menakjubkan, dan QT memiliki semua motivasi yang saya cari dari menikmati film.

Kill Bill dan Inglorious Basterds membuat saya harus kembali ke belakang, ke tahun 1994 dimana 'a masterpiece' telah dibuat oleh sutradara berusia 47 tahun ini..

Pulp Fiction

Opening title yang sangat khas. Berselera. Dan seperti sudah menjadi identitas tersendiri.
Opening scene yang selalu melibatkan meja makan, dan selalu juga menghadirkan dialog panjang yang meruncing ke sebuah point. Entah apa 'pelet'' yang dimiliki oleh QT sehingga mampu membuat merasa seperti dihipnotis. alur Non-linear yang diusung QT dalam Pulp Fiction menegaskan kembali bahwa sutradara berahang lancip ini memang memiliki 'taste' yang bagus dan 'trademark' yang menjanjikan. Non-linear ini pula yang memberikan inti dari semua potongan-potongan scene. Terasa bahwa QT memiliki misi untuk menyampaikan his point on view tentang kesetian, penghianatan, persahabatan. kriminal, emosi, sudut pandang orang lain dalam wadah 'Pulp'. and I think it's unique. It brought you into something different. It's a Brilliant.

Terlepas dari 'taste' dan 'trademark' itu, QT tahu bagaimana cara men-directing cast yang ia miliki. John Travolta (Vincent Vega) mengeksekusi script dengan fantastic dalam porsi scene-nya. Mulai dari dialog kaya awal film, dia berduet dengan Samuel L Jackson (Jules Winnfield) mendiskusikan tentang Eroupean, fast food, lalu foot massage dan berakhir ke tempat totalitas Sammy meledak.

Berikutnya, masih dengan media meja makan. Percakapan antara Vincent Vega dan Mia Wallace ( Uma Thurman ) yang kembali mengusik tentang foot massage sangat kocak dan 'mature'. QT menggambarkan suasana canggung menjadi diskusi yang cermat dan melunak ketika tidak ada lagi sepertinya yang harus dibicarakan.

Kemanpuan QT ternyata tidak hanya menulis dan mengarahkan, tetapi Pulp Fiction menjelaskan bahwa Quentin Tarantino mampu untuk berakting. Improvisasi aktingnya pun kerasa di dalam chapter akhir.
 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar